Terdapat beberapa gangguan fungsi seksual pada pria, salah satunya spermatorrhea. Kondisi ini terjadi akibat adanya kebocoran katup mani. Lantas, apa itu spermatorrhea? Apakah gangguan reproduksi pria yang satu ini berbahaya? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini. Apa itu kebocoran katup mani spermatorrhea? Spermatorrhea adalah kondisi ketika air mani keluar ejakulasi dengan sendirinya dan terus-menerus, bahkan saat tidak ada rangsangan seksual. Normalnya, katup ini akan membuka saat pria berejakulasi, dan kembali menutup saat air mani sudah keluar. Dalam beberapa kasus, sperma keluar tanpa terasa adalah hal normal dan tidak perlu dikhawatirkan, seperti saat seorang pria mengalami mimpi basah. Akan tetapi, spermatorrhea membuat katup mani tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga timbullah kebocoran cairan semen. Akan tetapi, spermatorrhea semen leakage juga bisa menjadi pertanda adanya kebocoran pada katup mani. Celakanya lagi, hal ini bisa terjadi di waktu-waktu yang tidak tepatβ, seperti saat sedang duduk, berjalan, atau ketika Anda sedang melakukan aktivitas tertentu. Gejala spermatorrhea Gejala spermatorrhea adalah keluarnya air mani dan sperma keluar tiba-tiba tanpa didahului oleh rangsangan seksual. Sperma dapat keluar saat penderita tengah duduk, berjalan, tidur, maupun buang air kecil. Keluarnya sperma akibat kebocoran katup mani tersebut juga tidak diiringi dengan orgasme. Selain sperma keluar tiba-tiba, penderita juga mungkin akan mengalami gejala lainnya, seperti Tidak nafsu makan Sulit berkonsentrasi Stres Tubuh terasa lelah Nyeri punggung Susah buang air besar konstipasi Gatal di area penis Baca JugaApakah Senam Kegel untuk Pria Perlu Dicoba?Panduan Posisi Penis yang Tepat Saat Pakai Celana Dalam, untuk Bayi hingga DewasaMuncul Benjolan Kecil di Alat Vital Pria, Bisa Jadi Itu Papula Penis Mutiara Ada beberapa kondisi yang menjadi penyebab spermatorrhea, yaitu 1. Gangguan saraf Sperma keluar tanpa terasa bisa disebabkan oleh adanya gangguan pada sistem saraf yang mengendalikan fungsi katup air mani. Gangguan pada sistem saraf ini sendiri dipicu oleh sejumlah faktor, seperti Usia lanjut Infeksi Cedera sumsum tulang belakang Riwayat operasi sumsum tulang belakang Penyakit yang memengaruhi sistem saraf diabetes, stroke, multiple sclerosis 2. Radang prostat Prostatitis juga bisa menjadi penyebab spermatorrhea. Prostatitis adalah radang pada kelenjar prostat, yakni organ reproduksi pria yang berfungsi untuk memproduksi cairan semen. Gangguan medis yang satu ini memiliki sejumlah gejala, salah satunya sering keluar cairan bening menyerupai air mani dari penis secara tiba-tiba. Selain itu, prostatitis juga disertai sejumlah gejala lainnya, seperti Nyeri di area organ intim dan punggung Sering buang air kecil Gejala flu demam, sakit kepala 3. Terlalu sering masturbasi Masturbasi adalah aktivitas seksual yang, jika dilakukan terlalu sering, dapat menimbulkan masalah, salah satunya spermatorrhea. Pasalnya, sering mengeluarkan sperma dapat memengaruhi aktivitas kimiawi yang lantas mengubah cara kerja saraf dalam merangsang proses ejakulasi. Selain penyebab di atas, ada beberapa hal yang membuat seorang pria berisiko mengalami kebocoran katup mani, yaitu Gangguan hormon Stres Merokok Minum minuman beralkohol Gangguan liver Gangguan ginjal Kapan harus periksa ke dokter? Segera periksakan diri Anda ke dokter apabila mengalami gejala-gejala yang mengarah pada kebocoran katup mani, dan disertai oleh gejala lainnya berikut ini Nyeri saat ejakulasi Warna sperma tidak wajar Bau sperma tidak wajar Guna memastikan penyebab spermatorrhea, dokter perlu melakukan serangkaian pemeriksaan, mulai dari menanyakan riwayat medis anamnesis, pemeriksaan fisik, dan analisis sperma. Selain itu, dokter juga akan melakukan prosedur pemeriksaan seperti CT scan dan MRI guna melihat kondisi katup air mani yang mengalami kebocoran. Baca JugaMengenal 10 Penyakit pada Organ Reproduksi Wanita yang Harus DiwaspadaiBahaya dan Komplikasi Epididimitis yang Bisa Ganggu Kesuburan PriaCoba 7 Cara Memanjangkan Rambut Pria dengan Cepat Ini Pengobatan kebocoran katup mani Cara mengobati spermatorrhea tergantung dari penyebabnya. Apabila kebocoran katup mani disebabkan oleh gangguan saraf, dokter akan melakukan langkah-langkah untuk memperbaiki saraf yang bermasalah tersebut. Sementara apabila kondisi ini dipicu oleh gangguan hormon, dokter bisa saja merekomendasikan terapi hormon guna menyembuhkannya. Selain itu, dokter juga mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan beberapa hal seperti berikut ini Tidak merokok Tidak minum alkohol Mengurangi frekuensi masturbasi Mengonsumsi makanan bergizi Minum air putih yang cukup Studi tahun 2020 yang dimuat dalam Wolters Kluwers Medicine menyebutkan bahwa pil Wuzi Yanzong dari Tiongkok merupakan bahan herbal yang diklaim dapat mengatasi spermatorrhea. Namun, hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter apabila ingin menggunakan bahan-bahan herbal untuk mengatasi kebocoran pada katup air mani. Catatan dari SehatQ Spermatorrhea adalah kondisi yang sebaiknya ditangani sesegera mungkin. Apabila tidak ditangani, masalah medis ini mungkin bisa memicu terjadinya masalah reproduksi lain seperti disfungsi ereksi dan jumlah sperma sedikit oligozoospermia. Apabila mengalami gejala-gejala yang mengarah pada kebocoran katup mani ini, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu melalui aplikasi SehatQ. Dwonload aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store dan Google Play.
IdQk.