DOI: 10.30599/spbs.v5i1.2019 Corpus ID: 260099518 SIMBOL WAKTU DALAM PUISI TANGAN WAKTU DAN YANG FANA ADALAH WAKTU KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO Indra Rasyid Julianto, Annisa Sauvika Umami, +7 authors Damono Published in Seulas Pinang: Jurnal… 14 April 2023 Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Puisi "Yang Fana Adalah Waktu" di atas mengambil waktu sebagai tema utamanya. "Waktu" adalah suatu hal yang abadi, sedangkan manusia merupakan makhluk yang tidak abadi. Hal tersebut diungkapkan secara terbalik oleh Sapardi untuk menyindir para manusia yang bertingkah melewati kodratnya.Berita Selebriti Sapardi dikenal dengan tulisan-tulisannya yang sederhana namun mengandung makna yang mendalam. Berikut adalah kumpulan puisi paling fenomenal sang maestro yang tak akan lekang oleh zaman. Jul 19, 2020 WowKeren - "Yang fana adalah waktu. Kita abadi: memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga sampai pada suatu hari Baca juga: Sejarah Hari Ibu 22 Desember, Bermula dari Perjuangan Perempuan Tahun 1928. 7. Dari Ibu Seorang Demonstran (Taufik Ismail) "Ibu telah merelakan kalian. Untuk berangkat demonstrasi. Karena kalian pergi menyempurnakan. Kemerdekaan negeri ini. Ya, ibu tahu, mereka tidak menggunakan gada. atau gas airmata. Puisi Yang Fana Adalah Waktu Sapardi Djoko Damono TRIBUNJATENG.COM - Puisi Yang Fana Adalah Waktu Sapardi Djoko Damono: Yang Fana Adalah Waktu Yang fana adalah waktu. Kita abadi Ide Utama Yang Fana Adalah Waktu Karya Sapardi Djoko Damono. Ide utama dari puisi ini adalah kritik bagi orang-orang yang menghabiskan hidupnya untuk mengejar hal-hal yang tidak bermanfaat dan untuk mengingatkan bahwa suatu saat mereka akan meninggalkan dunia ini, dan seiring dengan waktu yang berjalan, kehidupan mereka menumpuk kesenangan yang 0WlUya.